Sabtu, 17 Juni 2017

7 Tips Mudah Merawat Taman

Tukang Taman Jakarta

Memiliki taman di rumah dapat memberikan dampak yang positif, karena keberadaannya membuat suasana rumah menjadi lebih segar, sejuk dan juga menenangkan menenangkan. Tapi, dengan memiliki taman di rumah juga berarti kita harus bisa menyiapkan waktu untuk bisa mengurusnya agar tetap terawat dan berpenampilan baik. Sayangnya, ketiadaan waktu senggang membuat taman di rumah kita menjadi tidak terurus. Oleh karena itu, dengan adanya tukang taman Jakarta ini dapat membantu jika taman Anda sudah tidak dapat tertangani lagi. Sebelum itu, kita harus mengetahui beberapa tips ketika merawat taman di rumah:

1. Siram Tanaman
Air adalah unsur yang paling berperan penting bagi kelangsungan hidup tanaman. Oleh karena itu, tanaman perlu disiram sesuai dengan kebutuhan masing-masing jenis tanaman, karena jika tanamana disiram secara berlebihan atau kekurangan maka akan berdampak buruk pada kesehatan tanaman tersebut. Oleh karena itu perlu mengetahui seberapa banyak air yang dibutuhkan. Saat menyiram tanaman yang berada di pot, siramlah sampai air meluap dan keluar dari lubang, lalu berhenti menyiram. Jika air terlalu banyak menggenang, maka tanaman akan dengan mudah membusuk. 

2. Tingkatkan kelembapan
Untuk membantu pertumbuhan tanaman, maka diperlukan kelembapan yang optimal. Tingkat kelembapan yang tinggi akan membantu tanaman mendapatkan air lebih mudah. Sama seperti kadar air tadi, kelembapan tanaman juga perlu diperhatikan. Jangan terlalu kering atau jangan terlalu lembap. Tapi, untuk mengetahui apakah tanaman tersebut kurang lembap adalah dengan munculnya bercak-bercak kecokelatan pada daun. Jika muncul tanda tersebut di daun tanaman, segera ciptakan suasana yang lebih lembap.

3. Cahaya
Selain air, tanaman juga membutuhkan cahaya untuk kelangsungan hidupnya. Kedua komponen ini adalah hal penting yang perlu dijaga agar tetap mendapatkan asupan yang cukup bagi tanaman. Tanaman harus mendapatkan sinar matahari yang cukup. Jika tanaman tersebut terhalangi oleh benda yang cukup besar, Anda perlu memindahkan tanaman tersebut agar tetap mendapatkan sinar matahari yang cukup. Tanda jika tanaman kekurangan sinar matahari adalah terlihat pucat dan lemas.

4. Media tanam
Meskipun pencahayaan dan kadar air pada tanaman sudah mencukupi dengan baik, tetap ada kemungkinan bahwa hasilnya tanaman masih belum berkembang secara baik dan optimal. Bisa jadi, tanah bukanlah media yang tepat untuk ditanami. Ada beberapa alternatif media tanam, seperti arang, kristal, bahkan air.

5. Bersihkan tanaman
Tanaman juga harus selalu bersih dari kotoran-kotoran yang ada. Daun pun perlu dibersihkan, terutama jika letak taman Anda sangat dekat dengan jalan raya dan menyebabkan banyaknya debu yang menempel pada daun tanaman. Debu yang menempel pada daun itu bisa mengganggu pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, ada perlunya Anda membersihkan daun demi daun tanaman menggunakan kain halus agar tanaman Anda tetap tumbuh sehat. Selain daun, ranting juga perlu diperhatikan kesehatannya. Jika terlihat ranting sudah tidak baik lagi, lebih baik dipotong agar tidak mengganggu tanaman secara keseluruhan.

6. Gunakan bahan organik
Ada beberapa tanaman yang membuat serangga dan hama tertarik.  Beberapa serangga memang membantu terjadinya penyerbukan pada tanaman, tapi perlu diperhatikan juga jenis serangga tersebut. Jangan sampai ternyata bukannya membantu perkembangbiakan tanaman, tetapi malah mengganggu tanaman tersebut. Gunakan pembasmi hama atau pembasmi serangga jika hama tersebut sangat mengganggu, bahkan merusak. Penggunaan insektisida atau pestisida yang terbuat dari bahan kimia terkadang malah memperburuk kondisi tanaman tersebut. Sebaliknya, cobalah gunakan bahan-bahan yang alami. Selain penggunaan pembasmi hama, pupuk organik juga baik untuk tanaman.

7. Mengganti pot
Jika tanaman Anda diletakkan di dalam pot, Anda perlu memperhatikan ukuran tanaman tersebut. Semakin besar tanaman, tentunya semakin besar pula tempat yang diperlukan tanaman tersebut untuk tumbuh dan tempat hidup. Jangan sampai tumbuhan besar tersebut terpaksa hidup di pot yang kecil. 

Selain menggunakan pot, Anda juga bisa memanfaatkan barang-barang bekas Anda untuk didaur ulang dan menjadi tempat untuk tanaman Anda tumbuh.

1 komentar:
Write komentar

Recommended Posts × +